MAMASA – Puluhan jurnalis dari berbagai lembaga dan perusahaan pers serta mahasiswa tergabung dalam Aliansi Kuli Tinta dan Mahasiswa Mamasa, mendatangi kantor Bupati Mamasa, Rabu (10/11/2021).
Kedatangan mereka berupakan bentuk kecaman atas Kekerasan terhadap dua jurnalis, yakni Semuel Mesakaraeng, Jurnalis Tribun-Sulbar.com dan Yoris, Jurnalis Mandarnews.com.
Kedatang mereka, membawa sejumlah spaduk yang berisikan tuntutan mereka.
Ada 4 poin tuntutan disampaikan puluhan jurnalis, yakni;
- Menuntut Permintaan Maaf secara terbuka ke publik melalui media atas sikap arogansi 2 oknum ASN Mamasa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa (DPM-Pemdes) Kabupaten Mamasa yakni saudara, Harun dan Rudi.
- Menuntut Pembina ASN Kabupaten Mamasa untuk mengevaluasi kinerja dan kelayakan jabatan Kedua Oknum tersebut karena dianggap lalai menjalankan tugas, yakni melanggar UU Pers No.40 Tahun 1999,
melanggar UU Keterbukaan Informasi Publik No. 14 Tahun 2008.
- Memberikan waktu 2 X 24 Jam , jika tuntutan tidak dipenuhi maka kasus tersebut akan diteruskan pada rana hukum
- Mengingatkan Oknum-Oknum Pejabat yang mencoba memfasilitasi persoalan jurnalis dengan menyederhanakan masalah-masalah yang dengan berkaitan Jurnalis agar tidak menjadi kebiasaan.
Selain menyampaikan pernyataan sikap aliansi kuli tinta, peserta aksi juga menyampaikan pernyataan sikap Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar.
Aksi ini buntut dari tindakan arogansi dua aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintah Kabupaten Mamasa.
“Tindakan persekusi dialami dua jurnalis itu saat menjalankan tugas jurnalistiknya pada kegiatan seleksi bakal calon kepala desa, oleh Dinas PMD di Aula Bappeda Mamasa, Kamis (4/11/2021). Saat itu, kedua jurnalis itu sedang meliput namun di tengah pengambilan gambar, keduanya diusir dari dalam ruangan,” kata Tandira’ba. Salah satu jurnasli di Mamasa.
Sebelum mereka aksi di depan kantor Bupati Mamasa, sejumlah jurnalis ini menggelar aksi unjuk rasa di beberap titik jalan di Mamasa.

(rls/**)
Baca juga :


Kominfo Sulbar Kolaborasi KI Gelar Sosialisasi KIP di Mamasa, Dorong Pembentukan PPID di Desa
Di Mamasa, Gubernur Sulbar Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Pembangunan: Pemimpin Butuh Dukungan Rakyat
Tanam Pohon dan Saat Warga Tabang Serbu Pohon Gratis dari Pemprov Sulbar