MAMUJU – Warga Desa Marano Kabupaten Mamuju , Sulawesi Barat , warga terpaksa bertaruh nyawa untuk beraktivitas sehari-hari karena jalur satu-satunya jalan keluar masuk desa yang hingga saat ini belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah material longsor masih menutupi badan jalan .
Jalan yang dilewatinya sangat rawan terjadi longsor susulan , namun warga terpaksa melewatinya , longsor setinggi 200 meter ini terjadi satu bulan yang lalu hingga kini belum dilakukan pembersihan , membuat lokasi longsor semakin parah akibat intensitas hujan masih sangat tinggi .
Pa’le Salah Satu Warga Marano mengaku , selama terjadinya longsor sangat kesulitan membawa bahan logistik , dan membawa hasil panen untuk dijual di kota yang harus bertarung nyawa melewati jalan tersebut .
“ Bahkan pernah terjadi warga yang melewati lokasi longsor ini membawa hasil pertaniannya nyaris jatuh ke jurang ,” Pa’le, Senin (6/12/2021).
Warga berharap pemerintah kabupaten mamuju serius menangani bencana alam yang dialami di gunung desa marano , mengingat jalan tersebut satu-satunya akses penghubung membawa pasokan makanan yang kiang menipis .
(**)


Pelantikan Massal di Lingkup Pemprov Sulbar, Amir S Dado hingga Kain Lotong Resmi Jabat Posisi Baru
Sinergi Lanal Mamuju–KUPP Hadirkan Pas Kecil Gratis bagi Nelayan
Sinergi Lanal Mamuju–KUPP Hadirkan Pas Kecil Gratis bagi Nelayan