Warga Balakbalakang Membutuhkan Perhatian, Berikut Data KK Terdampak Abrasi

MAMUJU – Gelombang tinggi disertai angin kencang dua hari terakhir terus menerjang Kepulauaan Balakbalakang, Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat

Diketahui, air pasang tersebut masuk ke dalam pemukiman warga setinggi perut orang dewasa.

Puncak ketinggian air terjadi pada senin malam sehingga sangat dikhawtirkan jika ombak besar terjadi air terus mengenangi rumah warga.

Kurang lebih 60 kepala keluarga (kk) saat ini mengungsi ke sebelah Timur Pulau Ambo.

Beberapa warga berupayah memindahkan rumahnya untuk menghindari kerusakan akibat kencangnya ombak .

Kepala Desa Balakbalakang Timur Mahmud Idris berharap, pemerintah daerah bisa segara melakukan penanganan dan memberikan bantuan kepada warga.

Meski pihaknya, sudah bertemu dengan pemerintah daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten untuk membicarakan terkait kondisi warga di desanya.

Namun, saat ini warga sangat membutuhkan bantuan berupa sembako karena masyarakat sudah tidak bisa melaut.
saat ini warga pulau balakbalakang membutuhkan kapal standby berukuran besar di pulau untuk digunakan mengusi ke pulau terdekat yang tidak terdampak .


“Jika ombak besar dan air semakin tinggi maka warga kita tentu semakin panik,” pungkasnya Selasa (7/12/2021).


Dari data yang sampaikan kepala desa ada sekitar 178 kepala keluarga terdampak dari 5 Dusun Yakni Dusun Ambo Utara 63 Kk , Ambo Selatan 51 Kk , Seloang 14 Kk , Lamudaan 12 Kk Labia 36 Kk ,Malamber 2 kk .

sementara rumah rusak akibat abrasi ada sebanyak 31 , yakni 9 rumah di Pulau Ambo Utara , 11 rumah Ambo Selatan, 4 rumah di Seloang , 5 rumah Labia dan dua rumah di Malamber.

(**)

About Author

Spread the love