MAMUJU – Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Sulawesi Barat, dilaksanakan pembukaan uji pelaksanaan operasi SAR terhadap kecelakaan.Rabu, (09/3/2021)
Kegiatan tersebut merupakan program kerja Kantor Pusat BASARNAS, yang dilakukan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, dengan tujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju dalam menangani Operasi kecelakaan kapal di wilayah kerjanya.
Kegiatan uji pelaksanaan operasi SAR ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Murjanto,.M.Han.
Murjanto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa cepat respon tanggap, kendala dan hambatan dari Unit Kerja di daerah dalam menangani sebuah informasi kecelakaan atau musibah.
“Saat ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju yang kita uji pelaksanaan operasi SAR nya, mengingat Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju ini tergolong masih baru, yg ditetapkan sebagai UPT pmada tahun 2020,” kata Brigjen TNI (Mar) Murjanto
Brigjen TNI (Mar) Murjanto mengatakan juga hasil uji tersebut Basarnas dapat melihat, menilai dan mengevaluasi serta mengetahui kebutuhan Kantor dan pertolongan Mamuju, agar dapat memberikan pelayanan jasa SAR yang maksimal bagi masyarakat.
Pada kesempatan yg sama, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Muh. Arif Anwar menyatakan uji pelaksanaan operasi SAR merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi Basarnas Mamuju
“Dengan jumlah SDM terbatas, Sarana dan Prasarana serta peralatan SAR bug juga terbatas akan tetapi pelaksanaan penanganan kecelakaan atau bencana harus tetap maksimal sama halnya yg selama ini kami laksanakan,” tutur Muh. Arif Anwar.
Dalam kegiatan pembukaan ikut hadir pula unsur-unsur potensi SAR terkait diantaranya Direktur Pol Air Polda Sulbar, Komandan Lanal Mamuju, Pasi Komsos Korem 142/Tatag, Kasi Yanma Brimobda Sulawesi Barat, pihak pelabuhan, BMKG, BPBD, Dinas Kesehatan dan unsur SAR terkait lainnya.
(**)


Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat