Foto Bersama Pengurus APPMBGI Se-Sulbar

APPMBGI Konsolidasi Nasional Tuntas, Sulbar Perkuat Implementasi Program MBG di Daerah

MAMUJU – Asosiasi Pengusaha Pengelola Makanan Bergizi Indonesia (APPMBGI) menegaskan komitmennya dalam mendukung program peningkatan gizi nasional melalui pelaksanaan APPMBGI National Summit 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi secara nasional, sekaligus menandai telah dikukuhkannya kepengurusan APPMBGI di seluruh provinsi di Indonesia.

Dengan rampungnya pengukuhan di tingkat nasional, APPMBGI kini memiliki struktur organisasi yang solid dan terintegrasi dari pusat hingga daerah. Hal ini diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program strategis, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, perhatian khusus juga tertuju pada Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang secara resmi telah dikukuhkan kepengurusannya. Pengukuhan ini meliputi DPD I Sulawesi Barat serta jajaran DPD II APPMBGI se-Sulbar, yaitu:

  • DPD II Polewali Mandar (Polman)
  • DPD II Mamasa
  • DPD II Majene
  • DPD II Mamuju
  • DPD II Mamuju Tengah
  • DPD II Pasangkayu

Penguatan struktur organisasi di Sulawesi Barat menjadi langkah strategis dalam memastikan program-program APPMBGI dapat berjalan secara optimal hingga ke tingkat kabupaten. Dengan keterlibatan aktif pelaku usaha lokal, pengelola dapur, serta pemangku kepentingan lainnya, APPMBGI di Sulbar diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam penyediaan pangan bergizi yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

Ketua DPD I APPMBGI Sulawesi Barat, Muh. Arifain Makkulau, SH., MH., menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi awal penguatan peran organisasi di daerah dalam mendukung program nasional.

“Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan APPMBGI di Sulawesi Barat, kami siap berperan aktif dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis serta memastikan penyediaan pangan yang sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan APPMBGI di Sulbar tidak hanya berfokus pada aspek gizi, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pelibatan pelaku usaha lokal, UMKM, serta tenaga kerja di sektor pengelolaan makanan,” tambahnya.

Keberadaan APPMBGI di Sulawesi Barat diharapkan membawa dampak positif yang luas, tidak hanya dalam aspek kesehatan masyarakat melalui peningkatan asupan gizi, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Program-program yang dijalankan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di sektor pangan dan jasa pengelolaan makanan.

Selain itu, APPMBGI terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, standarisasi, dan pendampingan bagi para pengelola makanan bergizi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung target nasional penurunan stunting serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Dengan telah dikukuhkannya seluruh kepengurusan di tingkat provinsi, termasuk Sulawesi Barat, APPMBGI optimistis dapat memainkan peran yang lebih besar sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas gizi masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.

About Author

Spread the love