Puluhan Ibu-Ibu Antri Minyak Goreng di Mamuju

MAMUJU – Berdesak desakan, itulah yang terjadi ketika puluhan ibu ibu rumah tangga di Mamuju, antri mendapatkan minyak goreng saat Polda Sulawesi Barat menggelar di pasar mura yang dilaksanakan di Mapolda Sulawesi Barat  di Jalan Iptu Nurman , Lingkungan Kalubibing. Kamis (31/03/2022).

Mereka antri mulai dari jam delapan pagi , hingga jam 10 siang demi mendapatkan minyak goreng murah . senilai Rp 14 ribu perliter . Akibatnya mereka tidak memperdulikan lagi aturan protokol kesehatan pencegahan covid 19 jaga jarak  meski beberapa kali pihak Kepolisian memberikan himbauan.

Karena banyaknya warga yangt antri , pihak distributor kewalahan sehingga anggota Kepolisian , ikut membantu mengemas hingga melayani pembeli menyak goreng .

Polda Sulbar bekerja sama dengan distributor minyak curah dari Kabupaten Pasangkayu menyiapkan 9  ton minyak goreng untuk Warga Mamuju.

Agar tidak terjadi penimbunan, warga yang datang hanya dapat membeli maksimal 3 liter minyak goreng  dan menunjukkan kartu vaksin. maksimal sudah melakukan vaksin tahap kedua .

Kabid Humas Polda Sulbar,  AKBP  Syamsu Ridwan  mengatakan pihaknya sengaja menggelar pasar murah  minyak goreng demi membatu kebutuhan  warga menjelang bulan ramadhan .

“Semoga ini dapat membatu warga menjelang puasa. Kami sengaja lakukan pasar murah bekerja sama distributor guna meringankan beban warga jelang ramadhan” ucap AKBP  Syamsu Ridwan.

Sementara itu , salah seorang warga , Marwah, sangat bersyukur atas pasar murah tersebut lantaran , minyak goreng di pasar mamuju saat ini masing langka . meski ada harganya bisa mencapai dua puluh lima ribu rupiah hingga tiga pulu ribu rupiah perliter .

“ini sangat membantu pak. karena di Pasar masih sangat susah minyak goreng. ini murah karena hanya 14 ribu ji. kalau di pasar 25 sampai 30 ribu perliter.” tutur Marwah

Warga berharap , Pemerintah segerah mencari solusi agar kelangkaan minyak goreng bisa teratasi , serta menekan sejumlah harga bahan pokok yang terus melonjak naik jelan bulan puasa .

(**)

About Author

Spread the love