MAMUJU – Nilai ekspor Sulbar terus merosot sejak Juni hingga Oktober 2023. Kurangnya produktivitas komoditas ekspor disinyalir menjadi penyebabnya.
Hal sama juga terjadi pada nilai impor Sulbar yang terus-terusan stagnan.Tidak terjadi peningkatan signifikan sejak tiga bukan terakhir.
Nilai ekspor Sulbar pada Oktober 2023 mencapai US$
35,53 juta. Turun 19,30 persen dibanding September 2023. Nilai ini juga turun signifikan jika dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama.
Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri menuturkan, lemak dan minyak hewani/nabati merupakan komoditas ekspor utama selama Oktober 2023. Kontribusinya 98,97 persen dari total ekspor Sulbar. China menjadi negara tujuan utama terbesar ekspor Sulbar selama Oktober dengan kontribusi 88,12 persen.
“Penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya ekspor hasil industri berupa lemak dan minyak nabati/hewani,” kata Tina, sesuai rilis yang dikeluarkan BPS Sulbar, beberapa waktu lalu.
Namun, kata dia, secara kumulatif nilai ekspor Sulbar naik sebesar 2,88 persen. Dari US$ 389,30 juta pada Januari-Oktober 2022, menjadi US$ 400,52 juta pada Januari-Oktober 2023.
“Seluruh komoditas ekspor Sulbar pada Oktober 2023 merupakan komoditas barang non migas,” ujarnya.
Sementara itu, lanjut Tina, nila impor barang ke Sulbar selama Oktober 2023 tercatat US$ 0,70 juta atau mengalami penurunan sebesar 9,79 persen dibanding September 2023.
“Selama Oktober 2023, barang yang diimpor ke Sulbar seluruhnya adalah bahan bakar mineral sebesar US$ 0,70 juta,” bebernya.
Menurut dia, kondisi ini berbeda jika dibandingkan dengan Oktober tahun sebelumnya yang tidak tercatat adanya impor.
“Secara kumulatif nilai impor Sulbar naik sebesar 321,89 persen, dari US$ 2,85 juta pada Januari-Oktober 2022 menjadi US$ 12,02 juta pada Januari-Oktober 2023,” jelas Tina.Â
Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono mengatakan, pembangunan perekonomian di Sulbar salah satunya ditunjang oleh kinerja ekspor.
“Komoditas sawit dan turunannya merupakan komoditas yang paling berkontribusi terhadap ekspor di Sulba,” pungkasnya. (**)


Ungkapan Duka Arifain Makkulau atas Wafatnya Syamsuardi
Muh. Arifain Makkulau: Hardiknas Harus Jadi Momentum Membangun SDM Unggul dan Berdaya Saing
Momentum Hari Keterbukaan Informasi Nasional, Kominfo Sulbar Dorong Transparansi dan Layanan Responsif