SULSEL–Hasnur Asikin Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pinrang,Fraksi PKB melakukan reses ke 3 dalam periodenya, 1 Juli 2025, dapil Duampanua -Cempa ,tepatnya di pekkabata .
Hadiri dalam kegiatan tersebut yakni Camat Duampanua , Kepala Desa Katopmorang, dan kurang lebih 130 warga.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk melakukan silaturahmi dan dialog guna menampung aspirasi masyarakat yang nantinya akan dijadikan pokok pikiran anggota DPRD dan disampaikan ke pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, banyak warga menyampaikan aspirasi terkait banjir sampah pasar, saluran irigasi dan pemanfaatan pajak.
Hasnur Asikin, menyampaikan semua anggota dewan akan berusaha menjaring aspirasi masyarakat secara optimal, sehingga pokok pikiran dewan benar-benar merupakan representasi kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Pinrang.
“Sebagai wakil rakyat, kami akan memperjuangkan pokok pikiran tersebut agar dapat dilaksanakan oleh Pemkab Tegal sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Hasnur Asikin, menambahkan kegiatan reses ini perlu dilakukan guna mendengarkan secara langsung aspirasi di masyarakat.
“Kami selaku perwakilan akan meneruskan dan memperjuangkan semua aspirasi warga tapi tidak bisa janji namu kami akan menyampaikan dan memperjuangkan semaksimal mungkin , dilain sisi untuk sementara waktu kita akan melakukan kesepakatan dari masyarakat untun menetralisir sementara mari kita mengajak seluruh warga agar melakukan kesadaran diri jadi setiap hari minggu mari kita gotong royang dengan kondisi seadanya sekaligus mengembalikan budaya gotongroyang juga serta menunggu bala bantuan pemerintah.
Gelar Reses Anggota dewan, Keluh Kesah Masyarakat
Terkait Banjir dan Sampah Hasnur Asikin Anggota Dewan mengatakan, ia selaku perwakilan akan meneruskan dan memperjuangkan hal tersebut tapi tdk bisa janji namu kami akan menyampaikan dan memperjuangkan semaksimal mungkin , dilain sisi untuk sementara waktu kita akan melakukan kesepakatan dari masyarakat untun menetralisir sementara mari kita mengajak seluruh warga agar melakukan kesadaran diri jadi setiap hari minggu mari kita gotong royang dengan kondisi seadanya sekaligus mengembalikan budaya gotongroyang juga serta menunggu bala bantuan pemerintah.
“Ketika saya turun keliling sering atau rata dari irigasi tertimbun timbunan ,batu gunung, pasir , didepan rumah, dari situ mari kita lakukan gotongroyong sekaligus menjadi rutinitas kita semua selaku warga,” ujarnya
Terkait pajak, Hasnur Asikin menjelaska, pajak yang dibayarkan masyarakat kembali dengan bentuk anggaran akan membantu masyarakat banyak seperti pengadaan TPA semua ada anggarannya namun pemerintah sulit menentukan lokasi dikarenakan ketika ada titik apakah tidak mengganggu masyarakat dengan adanya itu semua bau , pengangkut yang melewati depan pemukiman dll,
Sementara itu terkait keluhan warga terkait iyuran air, Hasnur menerangkan pihaknya akan mengupayakan dan akan melakukan negosiasi mengenai bangaimana penyelesaian tersebut. (**)


Jamin Keselamatan Berkendara, Polantas Polda Sulbar Gencarkan Pengaturan di Lokasi Rawan Macet Mamuju
Polantas Polda Sulbar Gencarkan Sosialisasi dan Bagikan Brosur Tertib Berlalu Lintas
Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Program Bulan Tertib Helm (BTH) di 6 Sekolah Wilayah Mamuju