Sar Mamuju, Saat Melakukan Pencaharian di Sungai Tarailu

Dikejar Petugas BNN, Haruna Nekat Lompat ke Sungai Tarailu, 3 Hari Belum Ditemukan

MAMUJU- Salah seorang warga Desa Tarailu Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju , bernama Haruna nekat lompat ke sungai Tarailu yang berarus deras lantaran ketakutan saat dikejar tim dari Bandan Narkotika Nasional terkait penyalagunaan narkoba.

Akibatnya Haruna yang berusi 41 tahun, belum ditemukan sejak kejadian hari Sabtu 13 November 2021

Tim SAR Mamuju sudah melakukan pencaharian semenjak mereka menerima laporan peristiwa tersebut pada pukul 13.45 Wita pada hari Sabtu 13 November 2021

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Muh. Arif Anwar, mengungkapkan pelaksanaan operasi SAR sudah dilakukan secara maksimal dan sesuai Prosedur yang ada.

Muh. Arif Anwar mengatakan pada hari pertama pencaharian pihaknya menyasar 2 Km dari lokasi kejadian dengan mengikuti arus sungai sampai pukul 18.00 Wita, namun korban belum ditemukan.

Di hari ke 2 tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU Pencari, di mana Tim 1 melakukan pencarian dgn menyisir arus sungai dengan menggunakan 1 unit Rubber Boat sejauh 5 KM, radial 282°, arah Barat Barat Laut dari lokasi kejadian, Tim 2 dan Tim 3 melakukan menyisir dengan berjalan kaki di sisi kiri dan kanan pinggir sungai menggunakan life jacket sejauh 5 km, radial 282°, arah Barat Barat Laut dari lokasi kejadian. Pencarian hari ke 2 dilakukan hingga pukul 18.00 Wita dengan hasil Masih belum ditemukannya keberadaan Korban,” tutur Muh Arif Anwar, Sabtu (15/11/2021).

Sementara itu pencarian hari ke 3 tim SAR Gabungan kembali melakukan pencaharian dengan dibagi menjadi 3 SRU Pencari, dengan area pencarian, Tim 1 melakukan pencarian dgn menyisir arus sungai dengan menggunakan 1 unit Rubber Boat sejauh 6 KM, radial 273°, arah Barat Barat Laut dari lokasi kejadian, Tim 2 dan Tim 3 melakukan menyisir dengan berjalan kaki di sisi kiri dan kanan pinggir sungai menggunakan life jacket sejauh 6 km, radial 273°, arah Barat Barat Laut dari lokasi kejadian.

“Wilayah pencarian hari ke 3 (tiga) ini kami perluas berdasarkan pertimbangan dan perhitungan teknis sesuai kondisi di lapangan. Untuk seluruh unsur Potensi SAR yang terlibat dalam pencarian agar selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan serta tetap mengedepankan Komunikasi, koordinasi dan Sinergisitas untuk pelaksanaan Operasi SAR yang maksimal.” ungkap Arif.

“Pukul 18.00 Wita pencarian terhadap Haruna Laki-laki 41 tahun dihentikan sementara dengan hasil masih nihil, pencarian akan dilanjutkan pada pkl. 07.00 Wita 16 November 2021,” tambahnya.

Tim SAR gabungan yang melakukan pecaharian korban Haruna terdiri dari Basarnas Mamuju, Polresta Mamuju, Brimob Polda Sulbar, BPBD Mamuju, Dinas Sosial Mamuju Tengah, Pemadam Kebakaran Mamuju Tengah, Mapala Cakrawala, MDMC Mamuju, SAR Malaqbi, Masyarakat dan pihak keluarga.

(**)

About Author

Spread the love