BATAM – Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Barat memiliki peran strategis dalam membangun dan mengembangkan ekonomi di wilayah Sulawesi Barat serta memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Wakil Bendahara Umum (Wabendum) BPP HIPKA Nasional Muh. Arifain Makkulau, SH., MH mengatakan Sebagai organisasi yang menghimpun para pengusaha KAHMI, HIPKA harus berkomitmen untuk menjadi motor penggerak dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui berbagai inisiatif dan program yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, HIPKA Sulawesi Barat berupaya menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan berkelanjutan.
“Harapan besar tertumpu pada HIPKA Sulawesi Barat untuk mampu mengoptimalkan potensi ekonomi daerah yang meliputi sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah, HIPKA diharapkan dapat memfasilitasi para pengusaha lokal untuk mengembangkan usaha mereka melalui peningkatan kapasitas, akses permodalan, dan pembukaan pasar baru. Selain itu, HIPKA juga diharapkan dapat berperan sebagai jembatan penghubung antara pengusaha dan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, guna memastikan adanya dukungan kebijakan yang pro-bisnis dan berpihak pada pengembangan ekonomi lokal,” kata Muh. Arifain Makkulau, Jumat (19/07/2024)
Ia juga mengatakan Peran HIPKA dalam pembangunan ekonomi Sulawesi Barat juga mencakup upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan. Dengan memberikan pelatihan keterampilan dan manajemen bisnis kepada generasi muda dan pengusaha pemula, HIPKA berkontribusi dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar global. Program-program inkubator bisnis yang diinisiasi oleh HIPKA juga diharapkan dapat melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
“Tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi lokal, HIPKA Sulawesi Barat juga diharapkan untuk berperan aktif dalam mengintegrasikan ekonomi daerah dengan ekonomi nasional. Melalui jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional, HIPKA dapat membuka peluang bagi pengusaha lokal untuk ekspansi dan meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar yang lebih luas. Dengan demikian, HIPKA dapat membantu meningkatkan kontribusi ekonomi Sulawesi Barat terhadap perekonomian nasional,” ujarnya.
Muh. Arifain Makkulau menyampaikan HIPKA Sulawesi Barat diharapkan dapat menjadi pelopor dalam penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui berbagai inisiatif seperti pengelolaan limbah, penghijauan, dan energi terbarukan, HIPKA dapat menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat sejalan dengan pelestarian lingkungan. Dengan komitmen pada keberlanjutan, HIPKA tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kelestarian lingkungan di Sulawesi Barat dan Indonesia. (**)


Gubernur Sulbar Terapkan WFH, ASN Kerja 4 Hari di Kantor 1 Hari di Rumah
Momentum Idulfitri, Gubernur Sulbar Terima Aspirasi Kerajaan Balanipa
Gubernur Sulbar Ajak Kabupaten Tingkatkan PAD demi Hadapi Tantangan Fiskal