VMSNEWS.NET-MAMUJU Calon Wakil Bupati Mamuju nomor urut 1, Ado Mas’ud, kembali melaksanakan kampanye terbatas di Desa Sumare dan Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Sabtu, (7/11).
Di dua titik kampanye terbatas, Cawabup Mamuju itu mengungkapkan, salah satu masalah mendasar yang saat ini terjadi di Kabupaten Mamuju adalah angka kemiskinan, yang setiap tahun mengalami peningkatan. Tahun 2018 angkat kemiskinan di Mamuju 6.7 persen, kemudian pada tahun 2019 meningkat ke angkat 7.06 persen.
“Kemiskinan terjadi di Kabupaten Mamuju, karena adanya anggaran daerah yang salah kelola, bukan disebabkan oleh banyaknya pendatang,” kata Ado Mas’ud.
Kata dia, anggaran yang dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setiap tahunnya kurang lebih Rp.1,3 Triliun. Menurutnya, dengan anggaran sebesar itu jika dikelolah dengan baik oleh pemerintah tentunya akan mensejahterahkan masyarakat.
“Masyarakat sejahterah berarti angka kemiskinan turun. Tetapi yang terjadi lima tahun ini, anggaran yang 1,3 triliun rupanya tidak ada mamfaatnya untuk masyarakat, terbukti tiap tahun angka kemiskinan naik,” sebutnya.
Atas dasar itu, Ketua DPC PDIP Mamuju bersama dengan Sutinah Suhardi memilih maju di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, guna menjawab perosalan mendasar tersebut. “Jadi sebelum kita resmi berpasangan, kita mensurvei apa yang disurvey, terutama persaoalan apa yang terjadi di Kabupaten Mamuju,” tutupnya.
Man]


Sandeq Silumba 2026 Siap Meriahkan HUT Sulbar, Kementerian Pariwisata Dijadwalkan Hadir
Kuasa Hukum Ruksamin Apresiasi Penetapan Jalil sebagai Tersangka: “Ini Awal Terbukanya Kebenaran
SGW Sulbar dan Binmas Polres Mateng Sosialisasikan Pencegahan IRET di Ponpes Minbaul Khair Tobadak