MAMUJU – Menjelang perayaan Natal, 25 Desember 2021, Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Katolik Paroki Santa Maria Ratu Rosari, membuat pohon terang setinggi 11 meter.
Ketua OMK Gereja Katolik Paroki Santa Maria Ratu Rosari, Selin mengungkapkan, pihaknya dipercayakan sepenuhnya oleh gereja untuk membuat pohon terang.
“Konsepnya, kami menggunakan ranting pohon yang sudah kering, lampu hias dan kertas minyak berwarna,” kata Selin, Selasa, (21/12/ 2021)
Ia juga mengungkapkan, kombinasi antara lampu hias, ranting pohon dan kertas minyak berwarna akan mempercantik tampilan pohon terang saat malam hari.
Lanjut Selin menjelaskan, kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya seperti Natal kategorial, untuk tahun ini dikurangi karena pandemi Covid-19.
“Hanya Natal umum untuk seluruh umat saja dan siarah dari rumah ke rumah,” kata Selin.
“Walaupun sekarang ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tidak mengurangi makna Natal itu sendiri,” ucapnya
Selin mengungkapkan, makna dari pohon terang bagi umat Gereja Katolik Paroki Santa Maria Ratu Rosari Mamuju merupakan sebuah simbolis.
Ia juga mengungkapkan, pohon terang yang dibuat setiap menjelang perayaan Natal merupakan suatu penyemarak.
“Kalau soal Natal itu sendiri, dari pribadi masing-masing umat kristiani,” kata Selin.
Lanjut Selin menjelaskan, sebelum puncak perayaan Natal 25 Desember, pihaknya akan merayakan malam natal, 24 Desember 2021 mendatang.
“Di malam Natal nanti, kita akan ibadah dan menyalakan pohon terang,” katanya.
(**)


Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat