Kegiatan Maulid Masjid Kanang kanang Bebangan, Mamuju

Warga di 5 Dusun Di Kelurahan Bebanga Kecewa ke Bupati Mamuju

MAMUJU – Sejumlah warga di 5 Dusun Di Kelurahan Bebangan Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat , merasa kecewa ke Bupati Mamuju, Siti Sutina Suhardi.

Kekecewaan mereka, lantaran perayaan maulid yang sudah dipersiapkan sudah sejak lama batal dihadiri Bupati Mamuju.

Perayaan maulid yang dilaksanakan di masjid kanang kanang ini , awalnya di jadwalkan jam 8 pagi namun sampai jam 10 belum juga di mulai lantaran menunggu kehadiran Bupati Mamuju.

Pada pukul 11 siang , kedatangan Bupati Mamuju , sudah dipastikan batal , dengan hadirnya , Takwin , Kabag Kesrah Kabupaten Mamuju, sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Mamuju .

Meski merasa kecewa , puluhan masyarakat dari dusun lari’ , dusun gentugan induk, Dusun Gentungan Timur, Dusun sama’ dan Dusun Kanang – kanang ini tetap lajutkan perayaan Maulid Nabi Muhammad sallahu alaihi wasallam dengan sederhanan .

Menurut warga , pelaksaan maulid tersebut , seharusnya dilaksanakan pada tanggal 20 oktober lalu namun karena berharap bupati dapat hadir langsung dalam acara tersebut , pihak panitia menunggu kesediaan waktu Bupati Mamuju .

Pada hari kamis kemarin, warga mendapatkan informasi bahwa Bupati Mamuju dapat hadir hari jumat ini, pada pukul 8 . namun sayang penantian warga yang ingin melihat langsung bupati pilihanya gagal .

“Kami agak kecewa, lantara yang kami harapkan yang datang  Bupati Mamuju,” kata Haruna Syam, Tokoh Masyarakat Gentunga, Jumat (22,10,2021).

Sementara itu, Lurah Bebanga Arbaim mengatakan, pihaknya meminta maaf kepada warga atas tidak hadirnya Bupati Mamuju dalam acara Maulid tersebut .

“Saya selaku pemerintah, mengucapkan permohonan maaf atas tidak hadirnya Ibu Bupati, Seharusnya menghadiri acara ini, namun karena sesuatu lain hal,  yang sama pentingnya acara ini ia tidak hadir. Mungkin di acara yang lain insya allah dia akan hadir sacara langsung,” kata Arbaim

Warga sangat mengharapkan kedatang Bupati Mamuju , untuk melihat kondisi akses jalan yang menghbungkan antar dusun tersebut , pasalanya kondisi jalan semenjak priode bupati mamuju suhardi duka sampai saat ini masing sangat sulit .

Meski bisa dilalui kendaraan roda empat . namun kondisi jalanya sangat berbaya lantaran belubang dan licin .

Bahkan , sebuah jembatan , penhubung antar dusun saat ini kondisinya terputus suai terjang bajir beberapa bulan lalu . akibatnya hanya akses kendaraan roda dua yang bisa tembu ke dusun tersebut .

Warag berharap ada perharian dari Pemerintah Kabupaten Mamuju , agar masyarakat bisa dengan baik menjual hasil kebun mereka ke  pusar kecamatan tanpa harus bersusah payah , melewati akses jalan yang ada .

(**)

About Author

Spread the love