MAMUJU– Pemerintah Kabupaten Mamuju tegaskan siap laksanakan Porprov Sulbar 2022 apabila rehabilitasi sarana prasarana selesai dikerjakan.
“Pelaksana tidak akan menyerahkan kalau belum selesai,” ujar Bupati Mamuju, Sitti Sutinah kepada wartawan, di Marannu Hotel, Jl Andi Dai, Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (15/11/2022).
Kata dia, diperkirakan pekerjaan baru akan selesai pada 26 November 2022 mendatang.
Selain itu, anggaran penyelenggaraan yang dimiliki Pemkab Mamuju hanya sebesar Rp1 miliar.
“Kita berharap ada sharing anggaran dari KONI Sulbar, anggaran pelaksanaan itu sekitar Rp 5 miliar sekian,” kata Sutinah.
Lanjut bupati perempuan pertama Mamuju itu, KONI Sulbar juga membebankan beberapa item untuk dilaksanakan dalam kondisi minim seperti saat ini.
Pihaknya dapat mengajukan kembali pada tahun anggaran berikutnya.
“Baru bisa dianggarkan 2023,” sebutnya.
Cuaca ekstrem juga menjadi salah satu kendala, mengingat waktu yang diberikan KONI Sulbar tidak banyak.
Sutinah menambahkan, Pemkab Mamuju juga turut menyumbang anggaran rehab sarana prasarana sebesar Rp5 miliar.
“Ada juga Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari provinsi Rp10 miliar, karena memang kebutuhannya itu Rp15 miliar hanya untuk,” ungak Sutinah.
“Kita siap tanggal 28, dengan catatan, pembiayaan ya kita bagi jangan lebih banyak Mamuju,” tambahnya.
Sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar memutuskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 di Mamuju tetap dilaksanakan di bulan Desember 2022 mendatang.
Putusan ini, disampaikan langsung Ketua KONI Sulbar Ali Baal Masdar saat memimpin rapat di kantor KONI Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Senin (14/11/2022).
“Pembukaan dan penutupan Porprov Sulbar 2022 tetap dilaksanakan di Mamuju. Saya putuskan pelaksanaan tanggal 17 sampai 23 Desember 2022 mendatang,” kata Ali Baal.
Bupati Mamuju meminta pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-4 diundur ke tahun 2023 mendatang.
“Kita optimis pembangunan sarana dan prasarana bisa selesai sesua kontraknya. Dana BKK menurut kami agak terlambat seharusnya turun awal tahun, namun turunnya 13 Juni 2022,” tutupnya
(**/advetorial)


Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat