MAMUJU – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 Provinsi Sulawesi Barat digelar Kamis (13/4) pagi. Kegiatan yang menghadirkan seluruh pemangku kebijakan daerah se Sulawesi Barat itu ditempatkan di Graha Sandeq Kompleks Perkantoran Provinsi Sulawesi Barat.
Pada kesempatan yang turut dihadiri oleh pimpinan daerah Kabupaten se Sulbar itu, Ketua DPRD Suraidah Suhardi menaruh harapan pada stakeholder untuk dapat memahami substansi kebutuhan rakyat Sulawesi Barat. Dirinya mendorong agar program yang dicanangkan tak hanya tuntas di atas kertas.
“Diatas kertas, capaian kita mampu ditunaikan tetapi pada realitas kita belum tuntas memahami kebutuhan rakyat yang sesungguhnya,” ujarnya.
Padahal kata Dia, jika melihat secara umum apa yang menjadi usulan masyarakat di tingkat bawah, sesungguhnya seirama dengan apa yang dinantikan masyarakat. Tapi kadang stakeholder dalam memahami harapan mereka tampaknya tidak utuh.
“Misalnya dalam proses penyerapan melalui aspirasi atau usulan masyarakat sesungguhnya kalau dirunut seirama pada apa yang menjadi prioritas pemerintah provinsi Sulawesi Barat dalam rencana pembangunan daerah. Tapi dalam realitasnya masih kadang penafsiran stakeholder kita terhadap harapan masyarakat masih jauh berbeda dengan apa yang mereka harapkan. Sehingga menghasilkan program yang bahkan tak produktif untuk peningkatan kualitas hidup dan ekonomi mereka,” katanya.
Oleh karenanya kata Dia, penting untuk memahami secara komprehensif apa yang menjadi kebutuhan masyarakat pada tiap-tiap daerah. “Tiap daerah dan kelompok masyarakat berharap terpenuhi kebutuhannya. Tetapi karena tak dipahami baik persoalannya dari hulu ke hilir, akhirnya implementasi yang diharapkan masyarakat juga tak terealisasi dengan baik,” kuncinya.(RLS/ADV)


Suhardi Duka Buka Pintu Rumah Jabatan untuk Warga di Hari Raya
Perbedaan Hari Raya, Sekda Sulbar Tekankan Persatuan dan Nilai Fitrah
Dari Mamuju, Gubernur Sulbar Sampaikan Makna Fitri dan Harapan Global