POLMAN – Seorang warga Desa Batupanga Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Hasanuddin berusia 32 tahun terseret air Sungai Maloso, Kamis (23/ 12/2021).
Hingga hari ke dua Basarnas bersama dengan tim gabungan masih melakukan pencaharian dengan menyasar arus sungai Sungai Maloso.
Tim SAR melakuan pencaharian dengan menyisir Arus Sungai Sejauh 2 km, dengan 3 tim SAR Rescue Unit (SRU) :
Tim pertama Melakukan penyisiran di sisi kiri dan kanan sungai Maloso dengan dengan berjalan kaki sejauh 2 Km, diarah 95,09 derajat Arah Timur Tenggara dari Lokasi kejadian.
Kemudian tim kedua melakukan penyisiran Arus Sungai Maloso dengan menggunakan 1 Unit Rubber Boat Basarnas sejauh 2 km, diarah 95,09° Arah Timur Tenggara dari Lokasi kejadian.
Sementara tim ke tiga penyisiran di Bendungan Air Sekka-sekka Polman dengan menggunakan 1 Unit Rubber Boat BPBD Polman.
“Hingga jam 18.00 Wita, Tim SAR Gabungan tidak menemukan koban, sehingga Menghentikan sementara Operasi Pencarian. Pencarian akan dilanjutkan pada esok hari, pada 25/12/2021, Pukul 07.00 Wita,” kata Kepala Basarnas Mamuju, Muhammad Arif.
Sebelumnya pada hari Kamis Korban Hasanuddin bersama masyarakat Desa Batupanga sedang melakukan acara adat morangan (Berburu Babi, red).
Namun pada saat korban mengejar buruan sampai ke sungai Maloso hingga korban hanyut dan tenggelam.
(**)


Wagub Sulbar Dorong Evaluasi Program: Stunting dan Kemiskinan Ditangani Secara Maksimal
S Mengga Cup V Resmi Dibuka
Tanggal 18 April Wagub Sulbar Akan Umumkan Nama-nama Yang Kuasai Randis Belum Kembalikan