MAMUJU – Mengantisipasi terjadinya peningkatan kebutuhan dan aktivitas penukaran uang menjelang bulan Ramadan dan lebaran, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) tengah menyusun proyeksi.
Hal tersebut disampaikan Kepala BI Perwakilan Sulbar, Hermanto, saat dikonfirmasi, Selasa, (1/03/2022).
Ia mengungkapkan, proyeksi dilakukan sebagai langkah untuk memastikan ketersediaan uang di tengah masyarakat.
“Selama ini aktivitas penukaran dan kebutuhan uang menjelang Ramadan atau lebaran selalu meningkat. Baik penukaran uang logam, mau pun uang kertas,” kata Hermanto.
Hermanto juga mengungkapkan, pihaknya tentu akan menyiapkan uang sesuai kebutuhan masyarakat di Sulbar.
“Insya Allah awal Maret kita lakukan rekapitulasi proyeksi dari bank-bank dan kami juga lakukan penyesuaian. Kalau bank terlalu tinggi (proyeksinya) kita sesuaikan,” katanya.
Namun hingga kini, kata Hermanto, pihaknya belum bisa memperkirakan berapa proyeksi kebutuhan uang tersebut.
Kata, Hermanto, aAda tahapan yang mesti dilakukan dalam menentukan angka pastinya. Jika angkanya sudah ada, pihaknya akan meminta Depo Kas Utama BI di Sulsel atau di Jakarta.
“Nanti jelang Ramadan baru ketemu angkanya, mungkin bulan Maret,” katanya.
(**)


Sandeq Silumba 2026 Siap Meriahkan HUT Sulbar, Kementerian Pariwisata Dijadwalkan Hadir
Kuasa Hukum Ruksamin Apresiasi Penetapan Jalil sebagai Tersangka: “Ini Awal Terbukanya Kebenaran
KI Sulbar Sahkan Pencabutan Permohonan Sengketa Informasi PPID Utama Pemkab Polman