Diputuskan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat
MAMUJU – Sidang kode etik yang digelar sejak tanggal 14-15 Juni 2023 oleh Bidpropam Polda Sulbar untuk mengadili Briptu HA jabatan terakhir Bhabinkamtibmas Desa Kuajang Polsek Binuang Polres Polman atas perbuatannya melanggar aturan di Kepolisian, putusannya Pemberhentian tidak dengan hormat.
Hal ini berdasarkan keputusan sidang, kata Kabid Propam sekaligus selaku ketua komisi sidang KKEP Kombes Pol Budi Yadantara saat menghadiri persidangan, Kamis (15/6/23) di ruang sidang Bid Propam Polda Sulsel.
“Berdasarkan pertimbangan pimpinan atas pelanggaran yang dilakukan Briptu HA diputuskan PTDH(Pemberhentian Tidak Dengan Hormat,red) ,” tegas Kabid Propam.
Adapun dasar putusan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) kepada Briptu HA adalah LP-A/17/VI/2023/Bidpropam, tanggal 05 Juni 2023 tentang dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.
Selanjutnya berkas pemeriksaan pendahuluan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri Nomor : BP3KEPP/05/VI/2023/wabprof, tanggal 09 Juni 2023 atas nama Briptu HA Jabatan Bhabinkamtibmas Desa Kuajang Polsek Binuang Polres Polman Polda Sulbar.
Briptu HA dinyatakan bersalah lantaran pada hari Senin Tanggal 05 Juni 2023 lalu di Pelabuhan Nusantara Pare-pare Jalan Andi Camili Kelurahan Mallusetasi Kecamatan Ujung Kota pare-pare, tertangkap tangan sebagai penumpang KM.Pantokrator dari Nunukan Kalimantan Utara membawa, memiliki dan menguasai barang yang diduga kuat Narkoba jenis shabu-shabu seberat kurang lebih 2 Kg yang dikemas dalam bungkus teh cina hijau.
Hasil sidang Briptu HA dipersangkakan melanggar Pasal 13 ayat (1) Subs Pasal 14 ayat (1) huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Jo Pasal 8 huruf (c) angka 1 dan Pasal 13 huruf e Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia. (**)


Sinergi Lanal Mamuju–KUPP Hadirkan Pas Kecil Gratis bagi Nelayan
Sinergi Lanal Mamuju–KUPP Hadirkan Pas Kecil Gratis bagi Nelayan
Petani Tommo Tersenyum, 7 Hektare Padi Terkendali dari Serangan Bercak Daun Cokelat