MAMUJU – Guna memastikan pelayanan kesehatan ke masyarakat tetap berjalan pascagempa 5,8 magnitudo, sejumlah Puskesmas di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, membuka layanan kesehatan selama 24 jam.
“InsyaAllah puskesmas dan posko pelayanannya kami buka 24 jam,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamuju, dr. Acong, Minggu (12/6/2022).
Menurut Acong, selain Puskesmas dalam Kota Mamuju yang membuka layanan selama 24 jam, Dinkes Mamuju juga membuka pelayanan posko kesehatan di tempat pengungsian di Stadion Manakarra.
“Induknya kita buka posko di Stadion Manakarra dan semua puskesmas yang ada dalam kota Mamuju kita buka pelayanannya 24 jam,” ujar dia.
Acong memastikan, selama masa tanggap darurat dirinya memastikan ketersediaan petugas kesehatan. Begitu pula ketersediaan obat-obatan.
“InsyaAllah, obat-obatannya cukup. Ada juga dari organisasi yang menyumbangkan obat, termasuk kefarmasian, apoteker, dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia),” ujar Acong.
(**)


BPW HIPKA Sulbar Ajak Masyarakat Sikapi Penguatan Dolar dengan Bijak
Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan