MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju saat ini melakukan pengumpulan data data para korban gempa 6,2 magnetudo awal Januari lalu 2021 seperti foto kerusakan rumah, surat tanah dan sejumlah syarat lainya.
Warga diminta segerah mengecek datanya disetiap kelurahan dan desa, guna memastikan data tahap kedua tidak ada lagi warga Mamuju tidak terdata.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, Muhammad Taslim, mengatakan bagi warga yang belum masuk datanya di tahap satu atau dua maka harus segerah melaporkan hal tersebut kepada Lurah dan kepala desa setempat.
“Kami saat ini sedang mendata warga yang tidak masuk tahap I, jadi segerah lengkap berkas, seperti foto rumah rusak, KK dan surat surat tanah,” kata Muhammad Taslim, Selasa (16/02/2022).
Taslim mengatakan pengumpulan data tersebut sesuai anjuran BNPB pusat, untuk pelaksanaan bantuan gempa tahap II.
“Kami tidak mau ada tahap III di Mamuju, jadi kita akan upayakan seluruh warga yang terdampak gempa masuk dan mendapatkan haknya. Kami berikan waktu selama 14 hari untuk memasukkan data rumah yang terdampak gempa bumi,” ujarnya.
Data terakhir penerima dana stimulant tahap II sebanyak 16.200 kepala keluarga, dan hal tersebut bisa saja bertambah dengan adanya pendataan saat ini.
(**)


BPW HIPKA Sulbar Ajak Masyarakat Sikapi Penguatan Dolar dengan Bijak
Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan