MAMUJU – Sudah hampir dua bulan , minyak goreng langka di Kabupaten Mamuju , sehingga membuat masyarakat kesulitan, utamanya ukm kecil.
Bahkan beberapa dari mereka sudah ada yang tutup sementara lantaran kesulitan mendapatkan bahan baku menyak goreng .
Beberapa toko moderen , setiap hari stok mereka kosong samapi bermingu-minggu . dengan alasan distributor minyak goreng belum mengirimkan barang .
Upaya pemerintah kabupaten dan provinsi untuk selalu melakukan sidak dan operasi pasar setiap akhir pekan , belum meberikan dampak. dan kelangkaan masih terus terjadi.
Bupati Mamuju , Sutina Suhardi , mengancam kepada pemilik toko untuk mencabut ijin usahanya jika melakukan prakterk penimbunan minyak goreng .
“Begini, saya himbau kepada pemilik toko, agar membantu masyarakat, jangan menimbun kalau ada kedapatan kita akan berikan sangsi tegas, bahkan sampai ijin usaha mereka kita cabut,” kata, Sutina saat ditemui di Mamuju Belum lama ini.
Bupati meminta kepada pemilik toko , agar langsung mendistribusikan stok minyak gorengnya kepada masyarakat sehingga kelangkaan tidak terjadi .
(**)


Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat