MAMUJU – Seorang warga di Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat meninggal dunia akibat demam berdarah. Untuk mengantisipasi kasus semakin meluas, Dinas Kesehatan Mamuju melakukan pengasapan di sejumlah tempat, Kamis, 12 Februari 2022.
Sejak januari lalu kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat terus meningkat. Data Dinas Kesehatan Mamuju mencatat delapan orang terinfeksi DBD dan seorang meninggal dunia.
Untuk mengantisipasi kasus DBD semakin meluas, Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit atau P2P Dinas Kesehatan Mamuju melakukan pengasapan atau fogging di pemukiman warga Jalan Patimura, Kelurahan Binanga, Mamuju.
Lonjakan kasus demam berdarah diduga karena peralihan musim. Dinas Kesehatan Mamuju mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Dinkes memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga 3M. Karena tanpa 3M tentu penyebaran dari kasus DBD di Kabupaten Mamuju akan terus meningkat,” ujar Kabid P2P Dinkes Mamuju Alamsyah.
(**)


BPW HIPKA Sulbar Ajak Masyarakat Sikapi Penguatan Dolar dengan Bijak
Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan