Jais, Kepala UPT BKN Mamuju

Penjelasan Kepala BKN Sulbar Terkait Adanya Dugaan Kecurangan di Tes CPNS

MAMUJU – Kementri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menemukan dugaan kecurangan tes seleksi kompetensi dasar rangka rekrutmen calon aparatur sipil negara (casn) tahun 2021 di sejumlah daerah.

Dugaan Kecurangan tersebut terjadi juga pada pelaksanan ujian CPNS yang digelar secara mandiri  di Sulawesi Barat yakni Kabupaten Mamuju,Kabupaten Pasang Kayu,Provinsi Sulawesi Barat Gedung Pkk Prov Sulawesi Barat.

Jais, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Mamuju mengatakan ,peristiwa tersebut sudah ditangani pihak pemeriksa dari BKN Nasional , Pihaknya saat ini menyerahkan sepenuhnya kepada BKN Nasional .

“Untuk kronologi kejadianya saya tidak bisa menjelaskan pasti, karena itu bukan wewenang saya,” Kata Jais,Jumat (29/10/2021).

Ia juga mengakui jika komputer yang diduga telah digunakan dalam tindakan kecurangan sudah disita oleh pihak BKN Nasional .

“Benar kalau 1 computer yang sempat digunakan saat tes sudah diambil pihak BKN Nasional,  Kami disini hanya membantu 2 orang dari Mamuju, dan 2 orang dari Makassar,” tututnya

Dari data BKN Nasional  lokasi dugaan kecurangan  tes cpns yakni  titik lokasi   mandiri pemerintah Kabupaten Enrekang (aula kantor Bupati Enrekang); titik lokasi  mandiri cost-sharing Mandiri Kabupaten Mamuju/Kabupaten Pasang Kayu,Provinsi Sulawesi Barat (Gedung PKK Prov Sulawesi Barat) dan titik lokasi  mandiri BKN Lampung (aula Makorem 043 Garuda Hitam).

Selanjutnya ada di titik lokasi  mandiri pemerintah Kabupaten Mamasa (aula SMKN 1 Mamasa),titik lokasi  mandiri Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang/Sidrap (Ruang Pola Kantor Bupati Sidenreng Rappang); titik lokasi  mandiri Pemerintah Kabupaten Luwu (Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu); titik lokasi  mandiri Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Gedung Baruga Buton Selatan) serta titik lokasi  mandiri Kementerian Hukum Dan Ham Sulawesi Selatan (Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar).

Dari 9 lokasi tersebut,sedikitnya tercatat sebanyak 225 peserta yang diduga melakukan kecurangan diantaranya kabupaten buol sebanyak 27 orang,Kabupaten Enrekang Sebanyak 5 Orang,Kabupaten Mamuju Pasang Kayu Pemprov Sulbar (Gedung PKK Mamuju) 40 orang,mandiri Lampung 23 orang,Kabupaten Mamasa 19 Orang,Kabupaten Sidenreng Rappang 62 orang,Kabupaten Luwu 4 orang,Kabupaten Buton Selatan 41 orang serta mandiri Kumham Sulsel 4 rang.

Jika terbukti melakukan kecurangan kemenpan rb  akan  memberikan sangsi  diskualifikasi kepada mereka .

(**)

About Author

Spread the love