Puluhan Masyarakat Salulekbo Datang DPRD Sulbar

MAMUJU– Puluhan perwakilan masyarakat dari 10 dusun di Desa Salulekbo, Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah mendatangi Kantor sementara DPRD Sulawesi Barat, Rabu (2/0/2022).

Kedatangan mereka guna menggelar rapat bersama terkait adanya rencana pembangunan bendungan proyek strategis nasional di Desa terbut yang saat ini belum terlaksana lantaran pembebasalan lahan masyarakat belum tuntas.

Rapat yang dipimping langsung wakil ketua dprd sulbar abdul rahim di hadiri langsung juga pihak Sungai Wilayah III Sulawesi sebagai pelaksana pembangunan bendungan, Pihak kepolisian serta pemerintah daerah Mamuju Tengah.

“Kami datang disini, karena sudah beberapa kali menggelar rapat bersama menyelesaikan masalah ini namun tidak ada penyelesaian,’kata Pelipus Perwakilan warga.

Ia juga mengatakan, pada dasarnya masyarakat di desa Salulekbo tidak menolak pembangunan bendungan akan tetapi harus ada pembayaran lahan yang harus dituntaskan.

“Jangan dulu ada pembangunan jika tidak dibayarkan tanah kami”tegas Pelipus.

Sementara itu Benyamin, PPK Pembebasan Lahan balai Sungai Wilayah III Sulawesi mengatakan Pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terkait berapa jumlah tanah warga yang akan dibebaskan.

“Soal Pembebasan lahan kami masih melakukan pendataan, Kami juga akan mengandeng pihak lain dalam melakukan perhitungan jumlah yang akan dibayarkan,” kata Benyamin.

Abdul Rahim Wakil Ketua DPRD Sulbar, mengatakan untuk mengetahui pasti permasalahan pemmbangunan bendungan tersebut, pihaknya akan turun langsung kelapangan.

“Kalau menyelesaikan permasalahan, disini tidak akan selesai, kita akan turun nanti melihat langsung kondisi dilapangan,” tegas Rahim.

Rapat yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, berlangsung alot, lantaran diwarnai pertanyaan dan permintaan warga agar proyek tersebut tidak dilanjutkan jika seluruh lahan dan tanaman warga tidak diganti rugi.

(**)

About Author

Spread the love