MAMUJU – Dari 360 kabupaten kota se Indonesia, Kabupaten Mamuju masih tergolong daerah level akut kronik dengan persentase prevalensi stunting (masalah kurang gizi kronis) berada diatas 20 persen sebagaimana batas minimal yang ditetapkan WHO.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi saat Membuka secara resmi aksi tujuh, program penanganan Stunting melalui Diseminasi dan Publikasi data stunting,yang di gelar di grand Maleo Hotel,
Sitti Sutinah Suhardi, dengan tegas mengatakan, tingginya angka stunting di Mamuju bukan sebuah prestasi, dan perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.
pasalnya stunting mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak (kerdil), tidak hanya disebabkan oleh persoalan kesehatan saja, melainkan oleh faktor yang multi dimensi, mulai dari kondisi sosial hingga persoalan ekonomi juga menjadi hal yang menyebabkan kasus ini masih sangat tinggi di Mamuju.
Bupati Mamuju memberikan warning kepada instrumen kesehatan, termasuk para kepala puskesmas maupun lurah dan camat, untuk lebih cermat dalam mengawasi persoalan ini, sehinga dapat ditekan lebih dini agar kasus stunting dapat berkurang.
” Hal ini menjadi perhatian dan kepedualian semua stakeholders, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menekan angka stunting yang dimulai dari lingkungan terkecil keluarga,” kata Sutina.
Terkait hal itu, Bupati menjelaskan, dalam upaya memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, pemerintahan yang dipimpinnya yang belum genap setahun telah mampu memberikan jaminan kesehatan semesta atau Universal Healt coverage (UHC) terhadap hampir semua masyarakat mamuju dalam bentuk kepesertaan BPJS, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak dijamin dalam layanan kesehatan gratis.
“Kalau ada warga yang belum terdata bisa langsung melaporkan, karena kita masih ada kuota kosong, sayang kalau tidak digunakan, karena target kita 98 persen masyarakat mamuju akan kita cover dalam BPJS kesehatan,” sebut Sutinah.
(**)


Pelantikan Massal di Lingkup Pemprov Sulbar, Amir S Dado hingga Kain Lotong Resmi Jabat Posisi Baru
Sinergi Lanal Mamuju–KUPP Hadirkan Pas Kecil Gratis bagi Nelayan
Sinergi Lanal Mamuju–KUPP Hadirkan Pas Kecil Gratis bagi Nelayan