Gedung Baru SD Katolik Santa Clara Mamuju Diberkati, Pendidikan Jadi Prioritas Gereja

MAMUJU – Gedung Sekolah Dasar (SD) Katolik Santa Clara Mamuju yang terletak di Jalan Pababari, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diresmikan pada Senin, 2 Februari 2026.

Acara peresmian diawali dengan ibadah pemberkatan yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, pengelola sekolah, serta masyarakat setempat.

Ketua Panitia Peresmian dan Pemberkatan Gedung SD Katolik Santa Clara Mamuju, Febrianto Wijaya menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya gedung sekolah tersebut. Menurutnya, peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Mamuju.

“Pada peresmian ini, kami mengusung tema Let Your Light Shine (biarkan cahayamu bersinar) yang sejalan dengan motto Sekolah Santa Clara, yakni Lux et Vita yang berarti terang adalah kehidupan,” ujar Febrianto Wijaya.

Anggota DPRD Kabupaten Mamuju itu juga berharap, kehadiran SD Katolik Santa Clara dapat memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan di daerah tersebut.

“Semoga sekolah ini dapat menjadi terang dan bermanfaat bagi anak-anak didik, serta memberi kontribusi positif bagi Kabupaten Mamuju,” harapnya.

Sementara itu, Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa, dalam sambutannya menyampaikan dua pokok penting, yakni ungkapan terima kasih dan harapan ke depan. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan dan pelayanan yang diberikan, khususnya terkait legalitas sipil sekolah.

“Atas nama Gereja Lokal Keuskupan Agung Makassar, saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah setempat atas pelayanan yang diberikan, terutama dalam hal legalitas sekolah ini,” kata Mgr. Fransiskus Nipa.

Ia menegaskan, Gereja Katolik memiliki komitmen kuat dalam bidang pendidikan karena meyakini bahwa bangsa dan daerah yang sehat lahir dari perhatian besar terhadap pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas.

“Sejak dahulu, kerasulan sekolah merupakan karya tradisional Gereja Katolik. Pendidikan menjadi prioritas karena di sanalah regenerasi dipersiapkan,” ungkapnya.

Mgr. Fransiskus Nipa juga menekankan pentingnya tata kelola sekolah yang melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah, masyarakat, umat, serta gereja setempat, dengan semangat sinodalitas atau berjalan bersama.

Selain itu, ia berharap karakter khas sekolah Katolik terus dijaga dan dikembangkan, bahkan ke depan dapat diupayakan pengembangan sekolah berasrama (boarding school) untuk membentuk peserta didik yang berintegritas, mampu bekerja sama, dan memiliki karakter yang kuat.

“Semoga dari sekolah ini lahir manusia-manusia yang berkarakter dan berintegritas, yang kelak memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tutur Mgr. Fransiskus Nipa.

Sementara itu, mewakili Bupati Mamuju, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mamuju, Alexander Patola berharap, SD Katolik Santa Clara membawa dampak positif bagi pendidikan di Mamuju.

“Serta menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, beriman dan berahklak mulia,” tutup Alexander Patola.

About Author

Spread the love