MAMUJU – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Mahyudin meninjau pelaksanaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis, (10/02/ 2022) kemarin.
Mahyudin mengungkapkan, kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya ke Sulbar merupakan tugas yang diamanahkan oleh konstitusi sebagai lembaga perwakilan daerah yang fungsinya lebih kepada supervisi.
“Saatnya kami menyisir ke daerah untuk berbicara tentang peluang, tantangan dan hambatan,” kata Mahyudin.
Sehingga, hambatan dalam memajukan suatu daerah bisa diselesaikan. Dengan sendirinya, akseleratif di daerah itu bisa lebih cepat dan tidak ada lagi disparitas antara daerah, khususnya Sulbar bisa sejajar dengan provinsi lain yang lebih maju.
“Sulbar ini termasuk salah satu daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), harapan kami agar masyarakat di sini tidak ketinggalan untuk menangkap peluang,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya ingin melihat infrastruktur, fasilitas, pelayanan kesehatan serta kondisi masyarakat di Sulbar.
“Data-datanya akan kami teruskan ke pemerintah untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Terkait kegiatan yang dibiayai melalui dana PEN, kata Mahyudin, beberapa kegiatan sudah bagus, namun memang belum selesai, termasuk bandara terkait pembebasan lahan.
“Kami berharap, masyarakat bisa bekerjasama dengan pemerintah dalam melakukan pembangunan, karena ini untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
(**)


BPW HIPKA Sulbar Ajak Masyarakat Sikapi Penguatan Dolar dengan Bijak
Polda Sulbar Bangun Kantor PJR Pertama di Indonesia, Siap Jadi Model Nasional & Dorong Ekonomi Warga
PAD Terbatas, Gubernur Sulbar Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan