POLMAN – Upaya penanganan empat plus satu [4 +1]; stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, perkawinan anak dan pengendalian inflasi di Provinsi Sulbar terus digenjot.
Sekretariat DPRD Sulbar juga ikut menggelakkan program penanganan Empat Plus Satu [4 +1. Kali mereka melakukan intervensi di Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar.
Sekretariat DPRD Sulbar ini menyiapkan 14 paket, terdiri dari 14 rak telur dan 14 beras 5 kg yang dibagi kepada penderita stunting di warga Dusun 1 Napo, Dusun Lambe-lambe dan Dusun Saliboo, Kamis 2 November 2023 di Kantor Desa Napo, Polewali Mandar. Jumat, 3 November.
Sekretaris DPRD Sulbar Abd Wahab Hasan Sulur berharap kepada ASN, khususnya di lingkup Sekretariat DPRD Sulbar konsisten melakukan intervensi penanganan empat plus satu [4 +1].
Kepala Desa Napo, Basri mendukung keberlanjutan program tersebut. Menurutnya dengan adanya program itu dapat menekan stunting.
”Melalui program ini kita bisa atasi anak stunting dan tidak melahirkan anak stunting baru,” katanya.
Kasubag Analisis Hukum Ahli Muda, Abd Rauf mengungkapkan, intervensi di Desa Napo dalam rangka memberikan edukasi terkait penanganan empat plus satu [4 +1] di Sulbar.(adv)


Suhardi Duka Buka Pintu Rumah Jabatan untuk Warga di Hari Raya
Perbedaan Hari Raya, Sekda Sulbar Tekankan Persatuan dan Nilai Fitrah
Dari Mamuju, Gubernur Sulbar Sampaikan Makna Fitri dan Harapan Global