Mamuju – Sedikitnya 300 sekolah dasar , 69 SMP , dan 127 Taman Kanak Kanak se Kabupaten Mamuju secara sentak hari seni lalu telah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas , pasca mewabahnya covid 19 di Sulbar.
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di setiap sekolah diwajibakan menerapkan protokol kesehatan yang ketat . mulai menyiapkan pengukur suhu tubuh , wastapel pencucian tangan , masker dan mewajibkan siswanya menjaga jarak .
Selama pelaksanaan PTMT , satgas covid 19 Kabupaten Mamuju akan melakukan pemantaun dan evaluasi kesetiap sekolah sekolah yang melaksanakan ptmt .
Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Mamuju, Alamsyah Thamrin , yang juga tim sagtas covid 19 kabupaten mamuju mengatakan , jika selama ptmt berlangsung kasus postif covid 19 di kabupaten mamuju meningkat maka , pihaknya bisa langsung menghentikan pelaksanaan sekola tatap muka terbatas . Hal tersebut dilakukan demi mencencegah covid 19 menyebar dikalangan siswa lebih luas .
“Agar PTMT terus bisa berjalan, sembaiknya seluruh guru, dan pihak sekolah selalu memantau penerapan prokes di lingkungan sekolah, utamanya menggunakan masker dan cuci tangan serta jaga jarak,” ucap Alamsyah Thamrin. Sabtu (18/09/2021).
Saat ini Kabupaten Mamuju berada di zona kunig atau berada pada level dua penyebaran covid 19 . hal tersebut menandakan angka postif covid 19 beberapa bulan terakhir renda , sementara angka kesembuhan meningkat .
(**)


KI Sulbar Sahkan Pencabutan Permohonan Sengketa Informasi PPID Utama Pemkab Polman
APPMBGI Konsolidasi Nasional Tuntas, Sulbar Perkuat Implementasi Program MBG di Daerah
Dari Desa di Pinrang, Model Penyediaan Air untuk Petani Pemasok MBG Mulai Dibangun